Manajemen agribisnis adalah seperangkat
keputusan untuk mendukung proses agribisnis, mulai dari keputusan perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian, hingga evaluasi kegiatan agrobisnis.
Penerapan fungsi-fungsi manajemen agribisnis didasarkan pada banyaknya
karakteristik khusus usaha, skala
usaha, jenis komoditas, dan variasi-variasi lainnya yang terdapat pada agribisnis.
Misalnya penerapan
fungsi perencanaan dalam agribisnis usahatani ternak domba, harus memperhatikan faktor iklim, karakter alamiah ternak domba, karakter ketersediaan hijauan pakan, kemungkinan serangan penyakit temak, dan yang tidak kalah
pentingnya adalah karakteristik masyarakat petani peternak tersebut. Untuk itu keterkaitan yang saling mendukung
dan tidak terputus antara
kegiatan subsistem agribisnis satu dengan yang lain menjadi sebuah hal yang perlu disadari dan mutlak dilakukan untuk
memberikan dampak nyata yang akan dikenal sebagai sistem agribisnis
Pengembangan
sapi, domba/ kambing
dapat dilakukan secara terpadu dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi, domba/ kambing yang melimpah. Kotoran sapi, domba/ kambing dapat diolah menjadi pupuk untuk
selanjutnya digunakan dalam usaha pertanian.
salam,
d2t3m